Zona Kaya Cara Mudah Menjadi Kaya :: Cara Menjadi Kaya dan Cara Sukses Berbisnis

Home Artikel Masalah Usaha yang Muncul Setelah Usaha Berjalan. Mau Tahu Solusinya?

Masalah Usaha yang Muncul Setelah Usaha Berjalan

Berbagai Masalah Usaha yang Muncul Setelah Usaha Berjalan dan Solusinya yang Perlu Anda Ketahui

Setiap aktifitas usaha atau pekerjaan apapun selalu ada keuntungan dan resikoya. Bahkan terkadang harus berhadapan dengan masalah, hambatan, tantangan dan sebagainya. Meski dibalik itu ada peluang, potensi dan harapan besar sebagaimana tujuan dan target yang telah ditetapkan. Ketika hendak memulai usaha, semua hal seperti diatas juga sangat mungkin terjadi. Namun kadar atau bentuk masalahnya berbeda dengan masalah ketika usaha telah berjalan. Saat usaha sudah berjalan beberapa waktu maka Anda akan menemukan seninya usaha atau bisnis. Sebagai pelaku usaha Anda juga harus siap dan mampu mengatasi masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan dan menemukan solusi yang tepat.

Masalah Usaha yang Muncul Setelah Usaha BerjalanKesiapan Anda dalam menghadapi masalah dan mencari solusi yang tepat akan membuat masalah Usaha cepat teratasi. Namun biasanya masalah yang muncul setelah usaha berjalan membutuhkan fokus dan kecepatan. Karena masalah sangat beragam dan ketika satu masalah tidak teratasi akan menimbulkan masalah lainnya. Sehingga masalah akan semakin rumit. Agar masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan segera teratasi sebaiknya anda pahami masalah satu persatu. Selanjutnya carilah solusi yang tepat.

Baca juga: 8 Cara Menyelesaikan Masalah dengan Baik Menurut Islam

Berbagai masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan

1. Salah perhitungan biaya orperasional di awal

Saat kita memulai usaha, yang sering dilakukan adalah membelanjakan modal untuk membeli berbagai peralatan dan perlengkapan. Selain itu mengeluarkan modal lagi untuk berbagai macam biaya operasional. Bisa jadi apa yang kita beli belum terlalu kita butuhkan atau pelatan tersebut tidak mendatangkan output apapun. Atau bisa jadi Anda melakukan belanja promosi untuk usaha Anda tanpa perhitungan yang rinci sehingga menguras modal yang Anda miliki. Terkadang juga tanpa disadari terlalu banyak melakukan promosi dibandingkan produksi. Sehingga saat banyak yang mengetahui tentang produk Anda, justru produk yang Anda miliki stock nya limit.

Hal ini akan membuat Anda kehilangan peluang mendapatkan keuntungan banyak, dan resiko besarnya akan menimbulkan kekecewaan pelanggan. Sehingga mengurangi tingkat kepercayaan pelanggan. Cara terbaik ketika Anda membuka usaha semua biaya diperhitungkan secara rinci dan terkontrol. Pikirkan juga kemungkinan-kemiungkinan baik dan buruk yang bisa terjadi. Anda pun perlu membuat estimasi biaya yang aman sehingga Anda punya kesiapan menghadapai masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan dan tidak mengganggu operasional usaha.

2. Ketidakmampuan Manajemen

Dalam kebanyakan usaha, kurangnya pengalaman manajemen atau lemahnya kemampuan dalam mengelola usaha sering menjadi masalah. Hal ini akan mempengaruhi pengambilan keputusan dimana keputusan itu mempengaruhi kegiatan operasional usaha. Setiap pengusaha harus memiliki jiwa kepemimpinan dan pengetahuan yang diperlukan dalam mengambil kebijakan usahanya. Meskipun bisa mempekerjakan karyawan namun kemampuan dalam segala aspek yang berkaitan dengan usaha harus ada.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Masalah di Tempat Kerja dengan Cerdas dan Efektif

Pengusaha yang lemah dalam sistem kontrol usahanya atau kurang tegas dalam menjalankan kebijakan usaha mudah dikelabuhi orang lain. Seorang pengusaha seharusnya juga memiliki kepekaan hati dan pikiran serta kualitas energi yang baik. Sehingga mampu menangkap sinyal yang membahayakan usaha atau apapun yang berkaitan dengan jalannya usaha. Hal ini akan menbuatnya tidak mudah kalah dalam persaingan. Kemampuan manajemen penting karena akan membuatnya memiliki strategi usaha yang bagus dan mudah mengatasi masalah usaha yang muncul setiap saat.

 3. Lemahnya Kendali Keuangan

Dalam sebuah usaha, pengendalian keuangan sangat penting. Lemahnya pengendalian keuangan akan mengakibatkan banyak masalah, tidak hanya pada sistem operasional namun akan mempengaruhi semua kegiatan usaha. Pengendalian keuangan berkaitan dengan produksi, penjualan, marketing, juga manajement usaha secara menyeluruh. Keuangan yang tidak stabil akan mengganggu kelancaran pengembalian modal, mempengaruhi target, promosi dan ujungnya bisa mempengaruhi omset.

Setiap pemilik usaha wajib tahu setiap pos pemasukan dan pengeluaran termasuk perputaran uang dan semua jenis pembiayaan. Bahkan bila perlu ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha sehingga aktivitas usaha tidak terganggu masalah pengeluaran pribadi. Dan mampu menjadikan kondisi keuangan usaha sebagai tolok ukur perkembangannya.

Setiap pengusaha menginginkan usahanya untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga setelah usaha berjalan, masalah usaha yang muncul adalah bagaimana berinovasi, membuka cabang, mengontrol akuntabilitas dan kesehatan keuangan usaha. Berbagai target pencapaian pun berkaitan dengan masalah keuangan. Sehingga masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan harus mempertimbangkan kontrol keuangan. Termasuk mengontrol penjualan kredit, hutang piutang suplier, karena masalah ini sangat erat kaitannya dengan keuangan usaha.

Baca juga: 9 Cara mengatur keuangan usaha kecil dan menengah (UKM)

4. Kurang mampu menyusun rencanaan strategis.

Masalah Usaha yang Muncul Setelah Usaha Berjalan

Banyak pengusaha yang kurang memperhatikan proses perencanaan strategis sehingga kemudian muncul masalah usaha yang baru. Kebanyakan mereka mengira hal tersebut hanya bermanfaat untuk usaha yang besar saja. Kenyataannya gagal dalam perencanaan mengakibatkan terganggunya operasional usaha. Sebab, tanpa suatu strategi yang didefinisikan dengan jelas, sebuah usaha tidak memiliki dasar yang berkesinambungan. Bahkan di kemudian hari akan sulit menindaklanjuti kebijakan sebelumnya. Meski itu suatu pencapaian yang menghasilkan. Hal ini akan menambah kesulitan dalam menciptakan dan memelihara daya saing.

Masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan akibat tidak berkembangnya rencana strategis, berdampak pada operasional dan keuangan. Mengatasinya akan lebih menguras energi dan waktu karena akan menimbulkan banyak kendala pada perkembangan bidang – bidang sasaran yang ditargetkan.

5. Pertumbuhan Tak Terkendali

Pertumbuhan dalam usaha baik omset yang miningkat, permintaan terus bertambah, jenis produk semakin beragam adalah reaksi positif pasar. Namun pertumbuhan usaha harus bisa dikendalikan. Jika sampai pertumbuhan yang ada tidak terkendali maka akan mengganggu salah satu sektor usaha bahkan bisa mengacaukan manajement.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Masalah di Tempat Kerja dengan Cerdas dan Efektif

Pertumbuhan yang terkendali memerlukan pemikiran yang panjang dan menjangkau aspek kedepannya. Sehingga keseimbangan itu akan memberikan harmoni semua bagian baik operasional, persediaan, produksi, penjualan, distribusi dan juga manajemen secara umum.

Untuk menghindari masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan namun tumbuh tidak terkendali, pengusaha harus bertindak cepat. Langkah awalnya perlu kesiapan menghadapi segala kondisi dengan memahami jalur atau peta usaha sampai produk laku terjual. Buatlah perbandingan dan estimasi yang rasional. Sehingga persiapan semua lini membuat operasional usaha lancar, keuangan lancar omset naik dan pertumbuhan terkendali dengan baik.

6. Lokasi yang kurang strategis

Saat orang sudah ngebet mau buka usaha dan siap segala sesuatunya maka lokasi yang tepat jadi penting. Ketika usaha sudah berjalan dan ternyata lokasi usaha kurang stragis akan menimbulkan masalah. Ini bisa terjadi karena survey lokasi yang kurang lengkap, kurang lama, informasi yang salah dan sebagainya, yang bisa mengakibatkan keputusan pengambilan lokasi jadi kurang tepat. Atau pada awalnya lokasi tersebut strategis dan jadi lintasan jalur ramai lalulintas namun karena adanya pengalihan jalur transportasi lokasi usaha jadi sepi.

Masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan akibat masalah tempat memerlukan tinjauan ulang sistem usaha Anda. Langkah cepat melaui program promosi bisa dijadiin prioritas agar lokasi usaha dan produk atau jasa Anda dikenal. Promosi online atau iklan juga bisa jadi pilihan cerdas. Termasuk melakukan penjualan online bisa jadi solusi, jadi meskipun lokasi tidak terlalu strategis usaha tetap bisa berjalan. Memang membutuhkan kajian ulang target dan strategi lama, namun kreativitas dan inovasi bisa jadi solusinya.

Dalam sebuah usaha lokasi usaha merupakan seni dan juga ilmu. Yang terpenting mau belajar dari kesalahan dan mengatasinya maka semua akan ada hasilnya.

Baca juga: 6 Cara Biar Usaha Sukses dengan Cepat dan Semakin Berkembang

7. Pengendalian Persediaan yang Tidak Baik

Masalah Usaha yang Muncul Setelah Usaha BerjalanPada umumnya investasi terbesar yang harus dilakukan pengusaha dan membutuhkan modal besar dalam persediaan. Namun kenyataannya masalah persediaan kadang kurang mendapat perhatian yang serius. Pengendalian persediaan berkaitan dengan arus keluar masuk barang dan stok opname. Pengendalian persediaan yang tidak baik akan membuat stok tidak terkontrol. Bisa jadi terlalu menumpuk sehinnga mengakibatkan cash Flow perusahaan kurang lancar. Atau stok terbatas sehingga permintaan pelanggan tidak terpenuhi dengan baik. Kedua masalah ini akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dan mengancam stabilitas keuangan usaha.

Mengatasi masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan dan berkaitan dengan persediaan harus ketat dalam penggudangan. Penyimpanan, keamanan, dan stok harus tercatat dan terkontrol. Lalu lintas barang juga harus lancar sehingga operasional lancar dan target penjualan bisa tercapai dengan perkembangan yang terkendali dan terkontrol.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Masalah di Tempat Kerja dengan Cerdas dan Efektif

8. Ketidakmampuan Membuat Transisi usaha.

Keberhasilan dalam membuka usaha merupakan awal yang bagus. Namun bukan berarti ada jaminan bahwa bisnis Anda aman. Masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan masih menunggu Anda. Setelah usaha berdiri, dan memiliki pengalaman dalam operasional perusahaan biasanya memunculkan perubahan gaya manajement yang berbeda. Namun perubahan gaya ini tidak diikuti dengan perubahan strategi usaha yang berbeda secara terstruktur kemudian mengakibatkan masalah baru.

Seyogyanya perubahan itu diikuti semua lini termasuk merubah jangkauan pemasaran dan kebijakan lainnya sehingga semua bisa bersinergi dan berkembang bersama. Apalagi apabila ada kompetitor dalam usaha yang sama, transisi itu harus mempertimbangkan persaingan yang ada. Mengedepankan service dan kualitas menjadi pilahan. Pendelegasian wewenang juga harus tepat sehingga tadak menimbulkan gejolak yang mengganggu stabilitas dan kinerja SDM yang ada.

9. Kurang Pengalaman & Pengembangan Diri

Seorang pengusaha idealnya memiliki pengalaman yang memadai dalam menjalankan usaha. Termasuk ketrampilan dan pengetahuan up to date sesuai perkembangan jaman. Jika mungkin pengalaman cukup, baik secara teknis maupun mental namun tanpa pengembangan diri Anda akan ketinggalan strategi. Pengalaman bisa didapat sekali jalan saat mengoperasikan usaha Anda namun penembangan diri perlu bimbingan dan mentor.

Bahkan jika perlu Anda harus bertemu konsultan bisnis yang handal yang mampu memberikan Anda ilmu bisnis dan solusi untuk masalah bisnis atau usaha Anda. Anda bisa sharing pengalaman dari konsultan bisnis Anda dan Anda akan mendapatkan ilmu juga dari pengalaman orang lain dari konsultan tersebut. Sehigga usaha Anda akan lancar, masalah usaha yang muncul setelah usaha berjalan dapat teratasi dengan tuntas. Bahkan Anda memiliki kemampuan cepat dalam mengatasi masalah usaha atau bisnis dan mewujudkan harapan keinginan dalam hidup Anda.

Namun Jika Masalah Usaha yang muncul setelah usaha berjalan semakin banyak dan bervariasi dimana Anda juga kesulitan menemukan solusi, Anda bisa mengikuti program pelatihan Zona Kaya Bioenergi. Program pelatihan Zona Kaya dari Bioenergi Center ini memberikan Anda strategi dan solusi masalah usaha, karir, bisnis, pekerjaan dan solusi masalah hidup lainnya. Sehingga Anda akan mengalami peningkatan kualitas diri dan mampu mendongkrak potensi. Mengubah masalah usaha menjadi peluang dan menguntungkan juga membuat masalah yang ada cepat mendapatkan solusi. Hidup lebih sehat, sukses, sejahtera dan bahagia.

Baca juga: Cara sukses menjadi pengusaha dan cara kaya dengan memasuki 360 pintu kekayaan

Bagikan:

ARTIKEL TERBARU

Bisnis Modal Kecil

Membangun sebuah bisnis bisa dimulai kapan saja, oleh siapa saja, dan dengan modal berapapun. Perayakah Anda dengan kata-kata tersebut? Seharusnya Ana percaya. Karena sudah banyak para entepreneur muda yang membuktikan hal tersebut dan menjadikan bisnis mereka sukses. Saat ini, banyak orang berusaha...
error: Content is protected!!